Senin, 06 Agustus 2012

Canon EOS 650D

Jakarta - Pertengahan tahun ini menjadi debut dari kamera DSLR teranyar Canon yang dibekali teknologi layar sentuh. Disebut-sebut ini adalah kamera DSLR touchscreen pertama di dunia.

Dirilis pada Jumat lalu, EOS 650D/Rebel 4Ti menawarkan aksi zoom dan swipe seperti yang akrab dilakukan oleh pengguna smartphone dan komputer tablet.

Namun tentu saja tak hanya menjagokan touchscreen di vari-angle LCD berukuran 3-inchnya, masih banyak sederet keunggulan dari sebuah piranti pembidik ini. Berikut beberapa di antaranya:

Sensor

Meski 18 juta piksel tidaklah asing untuk jajaran kamera DSLR Canon, namun perusahaan asal Jepang ini mengklaim bahwa sensor yang mereka tanamkan memiliki desain anyar. Dilaporkan, sensor yang dibekalkan di EOS 650D ini adalah sensor CMOS hybrid.

Prosesor

Prosesor Digic 5 yang ada di 650D/4Ti adalah tipe yang sama seperti yang ada di beberapa anggota kamera Canon lainnya.

Prosesor yang ngebut ini memungkinkan pengguna untuk melakukan perekaman video full HD di berbagai frame rate. Prosesor tersebut juga menjanjikan solusi permasalahan munculnya noise saat pemakaian ISO tinggi.

Autofocus

Lebih cepat dan lebih akurat dalam menentukan fokus, demikian salah satu penawaran terbaik EOS 650D. Hal tersebut terwujud berkat kesembilan AF pointnya yang memakai jenis croos-type.

Touchscreen

Ya, inilah salah satu daya jual kamera DSLR Canon teranyar yang dirilis pada hari Jumat lalu. Teknologi layar sentuh yang biasanya dijumpai pada beberapa kamera kelas kompak, kini bisa dijumpai di EOS 650D.

Debut kamera DSLR Canon yang dibekali touchscreen membawa 'misi' pemain besar di bisnis kamera ini.

"Kami ingin menggaet lebih banyak orang ke ranah fotografi. Dengan memboyong layar sentuh, hal itu bisa terwujud. Pun dengan touchscreen, bisa membantu khalayak untuk berpindah dari kamera kompak ke DSLR," demikian ujar David Parry dari Canon UK kepada situs teknologi TechRadar.

Sensitivitas

Lebih maju dibandingkan sang 'kakak' yakni EOS 600D, ISO yang dimiliki oleh Canon EOS 650D/4Ti ini adalah 100 sampai 12.800.

HDR

Seri ini sudah dilengkapi dengan mode HDR Backlight Control. Berbeda dengan yang ada di 5D Mark III, mode tersebut di 650D berjalan otomatis.

Harga dan Ketersediaan

Untuk harganya, di Inggris piranti tersebut dengan lensa kitnya dibanderol di kisaran USD 1,238 atau sekitar Rp 11,6 juta (1 USD=Rp 9,430) demikian dilansir dari TechRadar, Senin (11/6/2012).
Lantas kapan konsumen Indonesia bisa menjajal kemampuannya? Menurut Datascrip selaku distributor Canon di Indonesia, EOS 650D akan menyapa Tanah Air paling lambat pada akhir Juli 2012 nanti.

Sumber detik


Kamera dan Saya

Kamera pasti sudah banyak orang mengenali bahkan memegang, tetapi dulu belum sebanyak itu orang bisa menggunakan sebuah kamera yang berawal sebuah kotak atau yang dinamakan pada jaman dahulu adalah Obscura. Dahulu untuk membuat atau menangkap sebuah foto tidaklah gampang, dengan di bekali sebuah kotak belum berisi film, bahkan membutuhkan waktu delapan jam untuk satu foto! bayangkan, tetapi sekarang jaman telah berubah, kamera berkembang mulai dari kamera analog, tustle, SLR, DSLR experimen berkembang dengan menggunakan satu set roll film berjumlah kurang lebih 35 foto untuk satu roll, dan kini untuk roll film sekarang mulai tersingkir bahkan kita hampir tak menjumpai lagi ketika alat kecil yang bisa menampung ratusan lebih foto yaitu Memory Card yang kini telah banyak dipakai oleh para fotografer.

Kenapa saya mengambil judul ini, karena fotografi itu asik dan menyenangkan, berawal dari memegang kamera tustle, bertahap ke kamera analog, dan sekarang saya pun bisa memegang kamera DSLR yang notabene adalah kamera para fotografer, dengan kamera saya bisa menangkap berjuta momen - momen indah bersama keluarga, teman, kerabat, dan masih banyak lagi, disamping itu fotografi mempunyai unsur seni kalau kita benar benar mengamati, banyak sekali pameran foto yang diadakan sebuah forum - forum foto, dan juga lomba fotografi. Dan masih banyak lagi seputar tentang fotografi, Karena itu kamera dan saya adalah segalanya, bercita cita untuk menjadi fotografer profesional dan handal
mengabadikan momen - momen yang penting, acara keluarga, pernikahan kakak kita mungkin saya juga bisa, orang - orang jalanan dan masih banyak lagi yang lainnya.
 
Untuk yang hobi berfoto saya sarankan untuk selalu memegang kamera dimanapun anda berada karena hal tak terdugalah waktu itu akan terjadi ketika kamera ada ditangan anda. ciptakan sebuah karya yang fenomenal harmoni serta keindahan didalam foto. salam jepret bagi kita semua :)