Jakarta - Pertengahan tahun ini menjadi debut dari
kamera DSLR teranyar Canon yang dibekali teknologi layar sentuh.
Disebut-sebut ini adalah kamera DSLR touchscreen pertama di dunia.
Dirilis pada Jumat lalu, EOS 650D/Rebel 4Ti menawarkan aksi zoom dan swipe seperti yang akrab dilakukan oleh pengguna smartphone dan komputer tablet.
Namun tentu saja tak hanya menjagokan touchscreen di vari-angle LCD berukuran 3-inchnya, masih banyak sederet keunggulan dari sebuah piranti pembidik ini. Berikut beberapa di antaranya:
Sensor
Meski
18 juta piksel tidaklah asing untuk jajaran kamera DSLR Canon, namun
perusahaan asal Jepang ini mengklaim bahwa sensor yang mereka tanamkan
memiliki desain anyar. Dilaporkan, sensor yang dibekalkan di EOS 650D
ini adalah sensor CMOS hybrid.
Prosesor
Prosesor Digic 5 yang ada di 650D/4Ti adalah tipe yang sama seperti yang ada di beberapa anggota kamera Canon lainnya.
Prosesor yang ngebut ini memungkinkan pengguna untuk melakukan perekaman video full HD di berbagai frame rate. Prosesor tersebut juga menjanjikan solusi permasalahan munculnya noise saat pemakaian ISO tinggi.
Autofocus
Lebih
cepat dan lebih akurat dalam menentukan fokus, demikian salah satu
penawaran terbaik EOS 650D. Hal tersebut terwujud berkat kesembilan AF
pointnya yang memakai jenis croos-type.
Touchscreen
Ya,
inilah salah satu daya jual kamera DSLR Canon teranyar yang dirilis
pada hari Jumat lalu. Teknologi layar sentuh yang biasanya dijumpai pada
beberapa kamera kelas kompak, kini bisa dijumpai di EOS 650D.
Debut kamera DSLR Canon yang dibekali touchscreen membawa 'misi' pemain besar di bisnis kamera ini.
"Kami ingin menggaet lebih banyak orang ke ranah fotografi. Dengan memboyong layar sentuh, hal itu bisa terwujud. Pun dengan touchscreen,
bisa membantu khalayak untuk berpindah dari kamera kompak ke DSLR,"
demikian ujar David Parry dari Canon UK kepada situs teknologi
TechRadar.
Sensitivitas
Lebih maju dibandingkan sang 'kakak' yakni EOS 600D, ISO yang dimiliki oleh Canon EOS 650D/4Ti ini adalah 100 sampai 12.800.
HDR
Seri
ini sudah dilengkapi dengan mode HDR Backlight Control. Berbeda dengan
yang ada di 5D Mark III, mode tersebut di 650D berjalan otomatis.
Harga dan Ketersediaan
Untuk
harganya, di Inggris piranti tersebut dengan lensa kitnya dibanderol di
kisaran USD 1,238 atau sekitar Rp 11,6 juta (1 USD=Rp 9,430) demikian
dilansir dari TechRadar, Senin (11/6/2012).
Lantas kapan konsumen Indonesia bisa menjajal kemampuannya? Menurut
Datascrip selaku distributor Canon di Indonesia, EOS 650D akan menyapa
Tanah Air paling lambat pada akhir Juli 2012 nanti.
Sumber detik
3CrossBee Studio
Senin, 06 Agustus 2012
Kamera dan Saya
Kamera
pasti sudah banyak orang mengenali bahkan memegang, tetapi dulu belum
sebanyak itu orang bisa menggunakan sebuah kamera yang berawal sebuah
kotak atau yang dinamakan pada jaman dahulu adalah Obscura. Dahulu untuk
membuat atau menangkap sebuah foto tidaklah gampang, dengan di bekali
sebuah kotak belum berisi film, bahkan membutuhkan waktu delapan jam
untuk satu foto! bayangkan, tetapi sekarang jaman telah berubah, kamera
berkembang mulai dari kamera analog, tustle, SLR, DSLR experimen
berkembang dengan menggunakan satu set roll film berjumlah kurang lebih
35 foto untuk satu roll, dan kini untuk roll film sekarang mulai
tersingkir bahkan kita hampir tak menjumpai lagi ketika alat kecil yang
bisa menampung ratusan lebih foto yaitu Memory Card yang kini telah
banyak dipakai oleh para fotografer.
Kenapa
saya mengambil judul ini, karena fotografi itu asik dan menyenangkan,
berawal dari memegang kamera tustle, bertahap ke kamera analog, dan
sekarang saya pun bisa memegang kamera DSLR yang notabene adalah kamera
para fotografer, dengan kamera saya bisa menangkap berjuta momen - momen
indah bersama keluarga, teman, kerabat, dan masih banyak lagi,
disamping itu fotografi mempunyai unsur seni kalau kita benar benar
mengamati, banyak sekali pameran foto yang diadakan sebuah forum - forum
foto, dan juga lomba fotografi. Dan masih banyak lagi seputar tentang
fotografi, Karena itu kamera dan saya adalah segalanya, bercita cita
untuk menjadi fotografer profesional dan handal
mengabadikan
momen - momen yang penting, acara keluarga, pernikahan kakak kita
mungkin saya juga bisa, orang - orang jalanan dan masih banyak lagi yang
lainnya.
Untuk
yang hobi berfoto saya sarankan untuk selalu memegang kamera dimanapun
anda berada karena hal tak terdugalah waktu itu akan terjadi ketika
kamera ada ditangan anda. ciptakan sebuah karya yang fenomenal harmoni
serta keindahan didalam foto. salam jepret bagi kita semua :)
Langganan:
Postingan (Atom)

